Showing posts with label Green Living. Show all posts
Showing posts with label Green Living. Show all posts

Banyak Pohon Banyak Rezeki

Love...Love...Love that Quote so much! :) Sekian lama ga posting akhirnya tergerak juga untuk ikut menyuarakan Banyak Pohon Banyak Rezeki. Sudah harus dimulai dari diri kita sendiri untuk SADAR DIRI peduli lingkungan, salah satu caranya dengan mencintai menanam pohon, dari satu bibit yang mungkin terlihat sepele tapi menghasilkan manfaat yang luar biasa:

1 pohon menghasilkan 1,2 kg oksigen per hari;
1 orang bernafas perlu 0,5 kg oksigen per hari;

Itu berarti....:

1 pohon menunjang kehidupan 2 orang,

dan menebang 1 pohon berarti mencekik 2 orang.




Dari data ini bisa kita jadikan fakta yang mendukung untuk lebih mencintai bumi tercinta:


Happy 40th Anniversary Green Peace!

Selamat Ulang Tahun ke 40 untuk Green Peace...
Kau salah satu organisasi dunia yang misi untuk membuat dunia kita ini jadi lebih “hijau” dan sehat kembali.
Mari kita bantu dan teruskan semua kegiatan mulia mereka untuk bumi kita tercinta :)

News from Greenpeace

I've got message

Banyak info yang disebar Greenpeace via email, salah satunya ini:


-----
Dear Devy,


Tinggal di daerah perkotaan dengan berbagai kemudahan teknologi membuat kita seringkali lupa bahwa kehidupan kita banyak tergantung pada hutan. Mulai dari kayu yang digunakan pada rumah dan perabot Anda, hingga kertas dan kemasan yang kita pakai sehari-hari, bahkan juga beberapa bahan dasar makanan, obat dan kosmetik yang kita pakai berasal dari hutan. Dan kita mengkonsumsi semuanya kadang tanpa berpikir dua kali.

Sungguh sangat disayangkan.

Asia Tenggara adalah rumah bagi sebagian hutan hujan yang terkaya dan termegah di dunia. Hutan kita adalah rumah bagi harimau, orang utan dan banyak lagi satwa serta tanaman langka yang hanya bisa ditemukan di wilayah ini. Kita harus bangga dengan semua kekayaan ini.
Hutan sangat vital bagi kehidupan semua makhluk di bumi ini. Hutan menjaga kelangsungan ekosistem yang terdiri dari beragam mikro-organisme, tumbuhan, hewan dan juga masyarakat adat. Hutan berperan dalam menjaga siklus air, mencegah erosi tanah dan tanah longsor yang mengancam keselamatan. Hutan juga menjaga keseimbangan iklim dengan menyaring polusi, menyerap karbondioksida dan melepaskan oksigen kembali ke atmosfer.

Kehidupan di bumi tidak dapat berjalan tanpa hutan. Namun kenyataanya, hutan semakin cepat menghilang pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Di Asia Tenggara, hutan Indonesia adalah sebagian yang tersisa dari hutan terakhir di muka bumi. Indonesia saat ini berada pada peringkat ketiga di dunia sebagai penghasil emisi gas rumah kaca akibat kerusakan hutan dan lahan gambut yang mengandung karbon tinggi. Sadarkah Anda bahwa semua itu adalah asal mula dari barang-barang yang kita konsumsi - majalah dan buku yang kita baca, kertas toilet yang kita gunakan, juga produk-produk berbasis minyak sawit seperti pasta gigi dan coklat -yang sebenarnya bahan pokoknya bisa didapatkan dengan cara-cara yang lebih aman bagi hutan?

Perlindungan hutan telah sejak lama menjadi prioritas kampanye Greenpeace di seluruh dunia. Di Indonesia kita telah berhasil melobi pemerintah untuk memberlakukan moratorium (penghentian sementara) terhadap izin pembukaan hutan dan lahan gambut di Indonesia selama 2 tahun. Tetapi ini semua tidak cukup dan hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Masih ada puluhan juta hektar hutan yang terancam keselamatannya dan tidak diatur dalam kesepakatan ini.

Hutan hujan bukan hanya sumber daya alam nasional, namun juga harta dunia yang harus dijaga. Perusakan hutan harus dihentikan sekarang juga.

Dengan dukungan Anda, kami akan memastikan anak cucu kita masih dapat melihat dan merasakan manfaat hutan dalam kehidupan. Tunggu informasi terbaru kami mengenai hutan Indonesia dalam waktu dekat. Terima kasih atas dukungan Anda pada bumi.

Salam hangat,



Zulfahmi
Juru Kampanye Hutan
Greenpeace Asia Tenggara

-------

Green Tips:

Bantu menyelamatkan hutan dengan pemakaian kertas secara bijak dan efisien. Ingatlah terus mantra ini: reduce, reuse, recycle; atau kurangi penggunaan yang berlebihan, gunakan kembali, daur ulang.
Dapatkan tips yang aman bagi lingkungan di sini.


``deV``


Hari Bumi

22 April adalah Hari Bumi!!!

Maap telat ngepost, tgl 22 pas libur dan long weekend pula! So, konsen penuhnya ya kesitu.
But, ga lupa tuk selalu share ttg lingkungan disini. Hari bumi sendiri dirayakan dengan cara yang berbeda oleh sekelompok organisasi maupun individu yang pada dasarnya tujuannya sama, yaitu lebih mencintai bumi, menjaga dan melestarikan isi bumi untuk kelangsungan hidup bumi dan isinya. Waah mulia ya! Kalo mau tau lebih jelas ttg sejarah hari Bumi yang pertama kali dirayakan 22 April 1970, salah satu info detailnya diulas di link ini...

Jadi inget jaman kuliah dulu, tiap 22 April organisasiku (Dewan Kesenian Kampus) dan jg UKM UKM tetangga pada celebrate Earth Day. Ada yang demo plus teatrikal di depan gedung DPRD Jember, ada yang sebar brosur Save Our Earth, teatrikal di halaman koridor kampus, sampe body painting di halaman depan DKK.

22 April 2011 ini aku banyak mobile (urusan pribadi yang tak kalah pentingnya! hatchiim!!). So, seneng banget liat di jalan2 ada acara Hari Bumi maupun poster2 yang ngingetin kita tuk lebih care ma bumi kita ini.
Nah, kita pun bisa intip kegiatan dilakukan Greenpeace Indonesia for celebrating Earth Day.

The most important thing: ga harus tiap tanggal 22 April kita lebih mencintai, bumi Moreover: jadikan every day is Earth Day!!! We wish to stay longer with cozy life, comfortable place and safely earth, don't we? ;)

``deV``


4R = Reduce, Reuse, Recycle, Repair

Berdasarkan data Deputi Pengendalian Pencemaran Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) ternyata setiap individu rata-rata menyumbangkan 0,8 kilogram sampah perhari, dimana 15%nya adalah sampah wadah plastik.
Dengan asumsi ada sekitar 220 juta penduduk Indonesia, maka sampah plastik yang tertimbun mencapai 26.500 ton per hari *Bew :( !!!*
Sedangkan jumlah timbunan sampah nasional diperkirakan mencapai 176.000 ton per hari. Padahal sampah plastik butuh puluhan untuk diuraikan oleh alam.
Bila dibiarkan lama kelamaan lingkungan tempat tinggal kita akan tergusur oleh timbunan sampah yang sulit terurai itu.

Nah, Greeners (xixixi....nyiptain sapaan khusus pecinta Green Living di blog ini), Apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah hal tersebut?

1. REDUCE = Mengurangi
Mengurangi pemakaian wadah sekali pakai, dengan cara:
  • Bawalah wadah dari rumah untuk bekal makanan/minuman
  • Bawalah wadah saat membeli makanan/minuman di luar
  • Bawalah tas kain dari rumah saat berbelanja
  • Mengurangi pemakaian air dan listrik yang berlebihan
2. REUSE = Memakai Kembali
Menggunakan wadah yang bisa digunakan berulang kali
  • Pilihlah wadah bekal bermutu, terjamin keamanannya sehingga bisa digunakan berulan g kali
  • Perhatikan cara merawatnya agar kualitasnya terjaga sehingga masa pemakaiannya lebih lama
  • Mengunakan kertas yang masih kosong di balik kertas yang sudah tercetak.
3. RECYCLE = Daur Ulang
Memanfaatkan kembali barang lama untuk kegunaan baru
  • Pilih produk yang terbuat dari bahan bermutu sehingga memiliki fungsi lain bila tak digunakan lagi
  • Pilih produk yang memberikan garansi/penggantian atas kerusakan yang terjadi secara normal
  • Pilih produk yang materialnya bisa didaur ulang menjadi produk lain
4. REPAIR = Memperbaiki
Melakukan tindakan ramah lingkungan untuk memperbaiki lingkungan

  • Gunakan produk yang masa pakainya lebih panjang untuk menunda penambahan sampah
  • Mulai peduli terhadap lingkungan dengan menjaganya lewat cara sederhana seperti hemat energi, air dan menghijaukan lingkungan. Menanam lebih banyak pohon, yuk ;)
Ada Green Tips yang mudah dilakukan juga nih:
  • melakukan Reduce dengan mengurangi sampah styrofoam atau kemasan plastik yang biasa untuk wadah makanan
  • Kumpulkan kemasan-kemasan camilan atau makanan Greeners dan berikan kepada orang yang bisa memanfaatkannya kembali untuk dibuat tas, bunga, dompet, gantungan kunci, placemate, dll.
  • Untuk mengurangi sampah, sebelum membuang wadah makanan yang rusak, pastikan bahwa wadah itu masih bisa dimanfaatkan untuk wadah non makanan.
Many thumbs untuk yang sudah melakukan 4R!
Buat yang belum, ayo kita mulai sekarang. Kalo bukan Greeners yang Peduli Lingkungan, siapa lagi?

``deV``

Green Living Tips

Green Living Tips ::: Supported by Tupperware

  • Persiapkan list Belanja sesuai kebutuhan
  • Beli stok bahan makanan dalam kemasan besar
  • Saat belanja bawa wadah sendiri untuk mengurangi kemasan kantong plastik
  • Bawa tas belanja dari rumah
  • Wadah simpan yang baik agar bisa digunakan berulang kali
  • Gunakan wadah simpan berkualitas untuk menghindari makanan cepat rusak. Wadah berkualitas selain aman, juga kuat sehingga bisa digunakan berulang kali
  • Mulai pisahkan sampah dapur, antara sampah basah dan kering
  • Belilah produk lokal dibandingkan import
  • Kurangi sampah styrofoam atau kemasan plastik yg biasa untuk wadah makanan
  • Carilah produk yg mendapat garansi penggantian bila wadah rusak karena pemakaian normal
  • Agar tak mengotori lingkungan, sebelum bepergian pindahkan snack Anda dari kemasan aslinya sehingga Anda tak perlu kerepotan mencari tempat sampah
  • Gunakan wadah yang multifungsi, sehingga bisa digunakan untuk menyimpan berbagai jenis kebutuhan
  • Kumpulkan kemasan2 camilan Anda dan berikan kepada orang yang bisa memanfaatkannya kembali untuk dibuat tas, dompet, placemate dan lain-lain
  • Kurangi sampah kemasan plastik di area rekreasi dengan membawa bekal saat bepergian
  • Bila makanan belum habis dikonsumsi, gunakan wadah yang sama utk menyimpannya
  • Pilih produk yang produsennya peduli dengan lingkungan sehingga materi yg digunakan ramah lingkungan atau berkualitas agar bisa didaur ulang menjadi benda2 berguna lainnya
  • Bawa bekal minum dari rumah sehingga lebih higienis dan sehat juga mengurangi sampah kemasan
  • Pilih wadah yang bahannya sesuai standard badan dunia dan telah teruji kualitasnya sehingga aman digunakan berulang kali
  • Sumbangkan wadah2 minuman atau makanan bekas yang masih layak pakai untuk dimanfaatkan orang lain
  • Kurangi sampah kemasan plastik dengan membawa wadah sendiri saat belanja dalam jumlah banyak
  • Untuk mengurangi sampah, sebelum membuang wadah makanan yang rusak, pastikan bahwa wadah tersebut masih dapat di- manfaatkan untuk wadah non makanan
  • Kurangi sampah kemasan, bawa wadah sendiri saat belanja di toko kue sehingga tidak perlu dos karton/plastik
  • Selain bisa digunakan berulang kali, pastikan wadah yang kita pilih mampu menjaga kualitas makanan segar lebih lama
  • Kumpulkan produk2 plastik yang rusak dalam kelompok sampah kering agar dapat dimanfaatkan pihak lain menjadi benda2 berguna spt pot,kursi plastik dll

they're not so hard to do, right?
Let's start it now :)


`` deV ``

Let's Save Our Earth

Questioning yourself:
"Do you love your earth?"

"What do you do to save our earth?"


Hehehe....mungkin agak "berat" dikit bahasannya. But, believe it or not...apa yang kita lakukan hari ini akan berpengaruh pada keadaan bumi kita masa depan.
So, kalo bukan kita sendiri ga aware ato respect ma tempat kita ini, siapa lagi?
Bisa dimulai dari hal kecil kok, dari kebiasaan:
  • Matiin lampu or alat elektronik saat slese digunakan,
  • Pake kertas bekas (kertas yang belakangnya sudah ada printoutnya) untuk ngeprint lagi,
  • Pake koran yg udah dibaca buat bungkus sesuatu,
  • Bijak dalam pake air/tissue/kertas
  • Memanfaatkan barang bekas disekitar kita untuk dimanfaatkan jadi barang layak pakai lagi.
  • many more.... ;)
Karena sesuai dengan kebiasaanku dan aku mendukung sekali program2 cinta lingkungan, aware global warming, 4R (Reduce Reuse Recycle Repair), etc.... that's why aku tidak menolak waktu diinvite untuk join jadi Greenpeace supporter.
Officially I have joined since March 2010, Ooops...dah setaon lebih baru sempat berbagi di sini ;)
Ini cocok banget buat yang malas kampanye panas2an di jalanan,hehehe..... Aku behind the scene aja deh. Tentu saja kegiatan2 Greenpeace jauh lebih besar dari hanya sekedar mengkampanyekan kebiasan2 kecil itu.

Well, tu cuma introduction aja ttg Love our Earth, tips2 'n share ttg Environment di next post ya:)


``deV``
© deVylla | Blogger Template by Enny Law